Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
SELAMAT DATANG DI ALIANDO NEWS DAN SELAMAT BERGABUNG

RUSUNAWA MELONG KOTA CIMAHI DISEGEL ALIANSI INDONESIA

Written By ALIANSI PERTANAHAN ( www.aliansiindonesia.com) on Senin, 06 Januari 2014 | 03.50



Rusunawa Melong Disegel, Aliansi Indonesia Turun Tangan


Aliansi Indonesia sedang melakukan investigasi lapangan terkait penyegelan kantor Rusunawa Melong oleh Polres Kota Cimahi. Hal itu dilakukan untuk menelusuri permasalahan yang terjadi atas penyegelan kantor rusunawa tersebut.
Ketua DPC Aliansi Indonesia Kota Cimahi Asep Taryana yang juga Humas Perusda Jatimandiri mengatakan, pengelola rusunawa Melong dilaporkan oleh Pemkot Cimahi kepada Polres Cimahi dengan dugaan penggunaan dana rusunawa oleh pengelola yang dianggap sebagai perbuatan illegal. “ Pengelola rusunawa sampai saat ini masih berstatus sebagai pegawai, karena pemutusan hubungan kerja sepihak  yang dilakukan oleh Direktur PDJM masih dalam proses hukum, malahan surat somasi yang kami layangkan  sampai saat ini belum dijawab,” katanya, Sabtu (27/12).
Dikatakan Asep, ada enam pegawai rusunawa  terkena PHK sepihak yang dilakukan oleh Direktur PDJM yang lama,  dan sampai saat ini belum mengambil  pesangonnya, sehingga statusnya masih sebagai pegawai. Malahan jika merujuk pada aturan BUMN atau BUMD tak dikenal adanya PHK yang ada adalah  masa pensiun.
Asep melanjutkan, pasca adanya kebijakan PHK oleh Direktur PDJM telah dilakukan pertemuan antara pegawai rusunawa dengan pihak Badan Pengawas. Dalam pertemuan tersebut diputuskan akan ada win win solution . Rasanya kurang pas jika pengelola dikatakan pihak yang illegal, karena hingga kini masih berstatus pegawai Perusda dan SK nya belum pernah dicabut,  justru Pemkot saya nilai sebagai pihak yang tidak konsisten menjalankan keputusan. Sejak pertemuan itu  hingga saat ini belum pernah ada pembahasan lagi, ujug-ujug dilakukan penyegelan oleh pihak kepolisian,” jelasnya.
Dia melanjutkan, pihak pengelola rusunawa melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah  direktur PDJM saat itu, sejak rusunawa tersebut tidak berpenghuni hingga seluruh blok terisi. Bahkan dalam melakukan operasionalnnya bisa melakukan secara swadaya. Setelah rusunawa berjalan, baru Pemkot Cimahi melakukan pengambil alihan pengelolaan dari Perusda Jatimandiri kepada Dinas Pekerjaan Umum . “Karena adanya kesewenang-wenangan, maka Aliansi Indonesia meurunkan tim investigasinya untuk melakukan penelusuran atas keberadaan  aset negara tersebut dan akan melakukan upaya hukum terkait penyegelan kantor rusunawa tersebut , “ paparnya.
Sementara itu, menurut data yang dihimpun bedanews, penyegelan dilakukan oleh Polres Kota Cimahi  dan telah memanggil koordinaor pengelola rusunawa pada Jum’at (26/12). Pemanggilan tersebut dilakukan terkait  laporan yang disampaikan oleh Pemkot Cimahi. Usai penyegelan,  dilakukan pengambilan sejumlah berkas  yang ada di kantor rusunawa.

0 komentar:

Posting Komentar