Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
SELAMAT DATANG DI ALIANDO NEWS DAN SELAMAT BERGABUNG

Sengketa Tanah di Tamalate

Written By ALIANSI PERTANAHAN ( www.aliansiindonesia.com) on Kamis, 19 Desember 2013 | 22.35



MAKASSAR Lahan seluas 1.411 meter persegi yang digunakan sebagai markas Polsekta Tamalate di Jl Danau Tanjung Bunga, Makassar ternyata bersengketa. Lahan tersebut diperebutkan oleh pengusaha otomotif dan properti, Ricky Tandiawan, dan perusahaan properti PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk. Pada hal mereka semua bukan pemilik tetapi merampas hak-hak kepemilikan asli tanah tersebut, pemilik tanah tersebut adalah anggota Aliansi Indonesia yaitu bapak Alyusus Aldin Zijlmans yang diakui oleh Badan Harta Peninggalan sedangkan tanah tersebut belum ada pelimpahan kepada yang menduduki tanah tersebut namun Alinasi Indonesia tidak perna gentar memperjuang hak-hak anggota.tanah tersebut di atas tanah eigendom verponding 1997 pemilik ahli waris Alyusu Aldin Zijlman
Sengketa lahan tersebut diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Inspektur Jendral (Irjen) Polisi, Mudji Waluyo kepada , Kamis Mudji menjelaskan, awalnya lahan tersebut diklaim PT GMTD yang kemudian dihibahkan kepada Pemerintah Kota Makassar. Belakangan, Ricky Tandiawan juga mengklaim tahan tersebut miliknya.
"Awalnya dari PT GMTD menghibahkan ke Pemkot Makassar. Dari Pemkot Makassar menghibahkan ke Polda Sulsel untuk dibanguni Polsekta Tamalate yang belum mempunyai gedung sendiri. Belakangan baru diketahui, pemilik lahan tersebut adalah milik Ricky Tandiawan. Jadi PT GMTD sementara dalam proses hukum di Polrestabes Makassar
Di atas lahan seluas 1.411 meter persegi di Jl Danau Tanjung Bunga, Kemacamatan Tamalate, Makassar, kini telah didirikan sebuah gedung berlantai dua dengan konstruksi megah senilai Rp 1,6 miliar untuk markas Polsekta Tamalate. Pembangunan markas polisi itu didanai pengusaha tanah, Najmiah Muin. Polsekta Tamalate telah diresmikan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mudji Waluyo, ahli waris  sebagai anggota aliansi Indonesia terus memperjuangkan hak-haknya melalui LSM Aliansi Indonesa Tanah yang dihibahkan oleh orang yang bukan pemiliknya adalah tanah eigendom verponding 1997 milik Ahli Waris Anggota Aliansi Indonesia Kota Makassar Bp. Alyusus Aldin Zijlmans by yusweri aliansi Indonesia www.alianiindonesia.com

0 komentar:

Posting Komentar